Senin, 02 September 2013

Konfigurasi Dasar Router Cisco

0 komentar

Konfigurasi Dasar Router Cisco


         Anda ingin belajar bagaimana cara mengkonfigurasi router cisco? jangan khawatir , kali ini saya akan memberikan sedikit pengalaman tentang bagaimana mengkonfigurasi router cisco. Namun pada kesempatan ini saya hanya akan membahas tentang konfigurasi dasar, yaitu konfigurasi yang umumnya dilakukan oleh seorang administrator. Ok, simak saja, bahasan berikut ini.
Untuk mengkonfigurasi router dilakukan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah, membangun sesi console. Sesi console dibentuk dengan menghubungkan port console yang ada pada router dengan port COM 1 yang ada pada PC.
Seteleh sesi console terbentuk, selanjutnya mengaktifkan terminal emolusi, yang lazim digunakan pada Sistem Operasi windows adalah hyperterminal (konfigurasi router melalui minicom di linux lihat disini). Aktifkan hyperterminal, pastikan port yang dipilih adalah COM1, lalu konfigurasi :
  • Bits per second : 9600 bps
  • Data bits: 8
  • Parity : none
  • Stop bits:1
  • Flow control : none

Kamis, 01 Agustus 2013

Macam - Macam Jenis Kabel Jaringan Komputer

1 komentar
Macam – Macam Jenis Kabel Jaringan Komputer 


1. Kabel Coaxial
      Adalah kabel jaringan yang dilapisi  2 tingkat isolasi. Pada tingkatan yang pertama adalah terdapat serat konduktor yang berfungsi sebagai konduktor untuk mengurangi pengaruh elektromagnetik, dan tingkatan yang kedua yaitu terdapat plastik yang berfungsi sebagai pelindung agar kabel tidak tergores. Kabel ini sering di gunakan untuk kabel antena Televisi. Disebut juga sebagai kabel BNC (Beyonet Naur Connector). Kabel ini sering di gunakan pada LAN, karena :
1. Memiliki perlindungan dari derau yang lebih tinggi.
2. Harganya murah
3. Mampu mengirim data dengan kecepatan standart.

 ciri – ciri kabel Coaxial :
1. Media dan Ukuran konektor medium.
2. Panjang kabel yang diizinkan maksimum 500 m
3. Kecepatan dan keluaran 10 – 100 Mbps
4. Biaya per node murah.

Tabel 1: Jenis Cable Coaxial



Type
Hambatan
Digunakan untuk
RG-8
50 ohm
Thick Ethernet
RG-11
50 ohm
Thick Ethernet
RG-58
50 ohm
Thin Ethernet
RG-59
75 ohm
Kabel TV
RG-62
93 ohm
ARCnet
Biasanya Kabel yang dibutuhkan untuk topologi Bus adalah kabel coaxial, terdapat 2 jenis kabel coaxial yang dapat dipakai, yaitu :
1. Kabel Coaxial Thinnet ( Kabel RG-58 )
Kabel Coaxial Thinnet atau Kabel RG-58 biasa disebut dengan kabel BNC, singkatan dari British Naval Connector. Sebenarnya BNC adalah nama konektor yang dipakai, bukan nama kabelnya.
Kelebihan menggunakan kabel RG-58 adalah :
Fleksibel, mudah dipakai untuk instalasi dalam ruangan.
Dapat langsung dihubungkan ke komputer menggunakan konektor BNC.
Spesifikasi teknis dari kabel ini adalah :
Mampu menjangkau bentangan maksimum 185 meter.
Impedansi Terminator 50 Ohm.
 2. Kabel Coaxial Thicknet ( Kabel RG-8 )
Kabel Coaxial Thicknet atau Kabel RG-8 adalah kabel coaxial yang dipakai untuk instalasi antar gedung, Spesifikasi kabel ini sama dengan dengan Kabel Coaxial Thinnet, hanya bentuk fisiknya lebih besar. Karena lebih besar, kabel ini dapat menampung data yang lebih banyak sehingga cocok untuk instalasi sebagai backbone jaringan.

Spesifikasi Teknis dari kabel ini adalah :
1. Mampu menjangkau bentangan maksimum 500 meter.
2. Impedansi terminator 50 Ohm.
3. Membutuhkan Transceiver sebelum dihubungkan dengan komputer.


Perangkat Jaringan Komputer Beserta Fungsinya

0 komentar

Perangkat Jaringan Komputer

Perangkat jaringan komputer : sebuah alat yang terhubung ke jaringan yang berfungsi sebagai jaringan komunikasi data. Macam – macam perangkat jaringan komputer adalah sebagai berikut :
1. Hub
                Adalah perangkat jaringan komputer yang paling sederhana. Hub sangat mempengaruhi proses koneksi  antar komputer sehingga jika hub mengalami kerusakan maka seluruh jaringan komputer akan terputus dan terganggu.  Hub berfungsi untuk menerima sinyal dari sebuah komputer dan sebagai titik pusat yang menghubungkan ke seluruh komputer dalam jaringan tersebut.  Hub juga berperan sebagai memperkuat sinyal kabel UTP, konsentrator dan penyambung. Berdasarkan fungsinya Hub terbagi menjadi 2 jenis Hub yaitu sebagai berikut :
1. Hub Pasif, berfungsi sebagai pembagi atau pemisah jaringan. Tetapi Hub pasif tidak bisa berperan sebagai penguat sinyal sehingga tidak membutuhkan tenaga listrik tambahan.
2.Hub Aktif,  berfungsi sebagai penghubung jalur secara fisik dan penguat sinyal dalam jaringan. Akan tetapi membutuhkan tenaga listrik tambahan untuk bisa bekerja.

Fungsi Hub :
1. Memfasilitaaskan penambahan penghilangan atau penambahan workstation.
2. Workstation menambah jarak (fungsi repeater)
3. Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda.
4. Memberikan manajemen service yang tersedia



Rabu, 31 Juli 2013

Definisi IP Address dan penjelasan IP Address

0 komentar
IP Address


 IP address adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi. IP address memiliki dua fungsi, yakni:
1.       Sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama.
2.       Sebagai alamat lokasi jaringan.
Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.
Macam-macam IP Address
1.       IP versi  4 (IPv4) : terdiri dari 32 bit dan dapat menampung sebanyak 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Nilai maksimal alamat IP versi 4 yaitu 255.255.255.255 dimana di hitung dari nol sehingga nilai-nilai yang dapat di tampung adalah 256 x 256 x 256 x 256 = 4.294.967.296 host. Jika host di seluruh dunia lebih dari 4.296.967.296 host maka di buatlah IP Address versi 6. Alamat pada IP Address  versi 4 terbagi menjadi 3 jenis alamat yaitu :
 1. Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.
2. Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
3. Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

Selasa, 30 Juli 2013

Sejarah dan bentuk-bentuk Jaringan Komputer

1 komentar
Jaringan Komputer

A. Sejarah Jaringan Komputer
Kapan jaringan komputer dimulai? Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika pada sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University. Proyek ini dipimpin oleh profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek ini hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus digunakan bersama.


Sabtu, 29 Juni 2013

CARA MELAKUKAN INSTALASI PERANGKAT JARINGAN LOCAL (LAN)

0 komentar


CARA MELAKUKAN INSTALASI PERANGKAT 

JARINGAN LOCAL (LAN)

LAN (Local Area Network) merupakan jernis jaringan yang menghubungkan dua atau lebih workstation dalam satu jaringan local yg tidak terlalu luas, misalx dalam satu ruang atau satu gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan LAN, yaitu :
1. Peer to Peer
2. Client-Server
Jaringan peer-to-peer merupakan jenis jaringan yang menghubungkan beberapa workstation dimana setiap workstation mempunyai kedudukan yg sama. dalam artian masing2 WS berbagi sumberdaya. Sedangkan, jaringan Client-Server, dapat dilihat dari namax, dimana terdapat WS yg berfungsi sebagai server yg menyediakan sumber daya yg diberikan kepada tiap2 client.
ok. kita langsung saja.